NADIKABAR.COM — PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) terus mendorong pengembangan Bank Sampah Pintar Bersih, Indah, dan Asri (BSP BIAS) yang terintegrasi dengan pengembangan Kampung Ketahanan Pangan di RW 015, Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur.

General Manager PT ANTAM (Persero) Tbk UBPP Logam Mulia Ismail di Jakarta, Kamis, mengatakan, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan lingkungan, pemanfaatan potensi lokal, dan pengembangan kegiatan produktif berbasis komunitas.

Kegiatan diawali dengan panen hasil urban farming berupa kangkung, pakcoy, dan ikan lele di RT 03, 04, 05, dan 07 yang memiliki jumlah nasabah bank sampah pintar terbanyak.

Total emas logam mulia yang telah dicairkan dengan program konversi sampah menjadi emas mencapai 7 gram. Selain itu, program telah mereduksi emisi dari pengelolaan sampah anorganik sebesar 11,277 ton CO₂eq serta mengelola sampah organik sebanyak 7 ton.

Kegiatan juga dimeriahkan dengan bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha rumahan dari RT 01 hingga RT 08 di RW 015.