NADIKABAR.COM — PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau PT JIEP memperkuat langkah ekspansi fasilitas pergudangan modern di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur, untuk memenuhi kebutuhan logistik di Jakarta.

"Langkah strategis ini dilakukan untuk menghadirkan solusi logistik yang andal guna mendukung efisiensi operasional dan kelancaran bisnis di wilayah Jakarta," kata Direktur Utama PT JIEP Dharma Satriadi di Jakarta, Rabu.

Langkah ekspansi ini dilakukan melalui pembangunan fasilitas baru dan revitalisasi pergudangan eksisting.

Hal tersebut selaras dengan melonjaknya kebutuhan pasar akan gudang logistik yang strategis, modern, dan berspesifikasi tinggi sesuai standar pelaku usaha.

Permintaan terhadap fasilitas pergudangan di kawasan Jabodetabek sendiri terus menunjukkan tren positif.

Berdasarkan laporan Colliers Quarterly Property Market Report Q1 2026, tingkat hunian (occupancy rate) pasar logistik Greater Jakarta mencapai 95,8 persen pada Kuartal I 2026.

Tingginya angka ini didorong oleh terbatasnya pasokan baru di tengah konsistensi permintaan dari berbagai sektor, mulai dari penyedia jasa logistik pihak ketiga (3PL), perdagangan elektronik (e-commerce).

Lalu, barang konsumsi cepat laku (Fast Moving Consumer Goods/FMCG), elektronik, farmasi, kendaraan listrik (EV), hingga industri energi terbarukan.

"Tingginya kebutuhan fasilitas pergudangan menunjukkan bahwa sektor logistik memegang peranan yang kian krusial dalam menopang aktivitas perekonomian di Jakarta," ucap Satriadi.

Satriadi menilai kondisi ini sebagai peluang emas untuk menghadirkan pergudangan yang tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga relevan dengan karakteristik serta kebutuhan spesifik para pelaku usaha saat ini.

Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, sejak tahun 2025 PT JIEP secara bertahap telah merevitalisasi dan mengoperasikan lini pergudangan modern seri Nawasena dan Arjuna.

Antusiasme pasar berlanjut hingga tahun 2026 melalui kemajuan proyek-proyek terbaru.

Keberhasilan ekspansi ini didukung oleh nilai strategis Kawasan Industri Pulogadung seluas 433 hektare di Jakarta Timur.

"Berada di simpul konektivitas ini memberikan akses mudah menuju pusat-pusat bisnis dan jaringan transportasi utama Jabodetabek, sehingga sangat ideal untuk menunjang efisiensi aktivitas penyimpanan hingga distribusi barang," ucap Satriadi.