Pada KRI Oswald Siahaan-354, pekerjaan mencakup pemeliharaan dan perbaikan badan kapal, terutama bagian bawah garis air, sedangkan KRI Fatahillah-361 menjalani docking rutin, perawatan bagian bawah garis air, serta perbaikan sistem bantu kapal.

Rosa menjelaskan pekerjaan MRO membutuhkan pemeriksaan terhadap kondisi aktual kapal untuk menentukan tindakan perbaikan yang tepat, sehingga setiap komponen dan sistem pendukung dapat berfungsi sesuai persyaratan teknis.

Menurut dia, kemampuan merawat dan memperbaiki kapal di dalam negeri menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan penggunaan aset pertahanan sekaligus mengembangkan kompetensi sumber daya manusia dan industri maritim nasional.