Modernisasi kapal yang telah beroperasi memiliki tantangan berbeda dibandingkan pembangunan kapal baru dengan tahapannya antara lain meliputi condition assessment, inspeksi, kajian rekayasa, identifikasi teknologi yang sudah tidak lagi sesuai (obsolescence), hingga integrasi sistem lama dengan teknologi baru.
Menurut Kaharuddin, pengalaman lebih dari empat dekade dalam perbaikan kapal menjadi salah satu modal PT PAL untuk menangani pekerjaan modernisasi.
Kapabilitas tersebut mencakup perbaikan platform, sistem propulsi, kelistrikan, navigasi, komunikasi, sensor, hingga integrasi sistem persenjataan.
Ia mengatakan pengalaman tersebut juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia dan penguasaan teknologi industri pertahanan nasional melalui kolaborasi dengan pemilik teknologi.
"Kapabilitas PT PAL dalam MRO dan modernisasi menjadi basis untuk menjalankan tahapan tersebut secara sistematis," kata Kaharuddin.