"Bagi kami, kerja sama ini juga merupakan bentuk komitmen untuk terus mendukung kebutuhan pemeliharaan alutsista TNI AU, melalui kemampuan teknis sumber daya manusia, serta fasilitas yang dimiliki masing-masing pihak, diharapkan kegiatan pemeliharaan dapat dilaksanakan secara lebih terkoordinasi sesuai dengan kebutuhan," ujar Gita.
Sementara itu, Komandan Koharmatau Marsekal Muda TNI Rudolf P Buulolo menilai pengintegrasian kapabilitas industri dan militer ini menjadi pijakan penting untuk membangun kemandirian pemeliharaan alutsista secara berdikari.
"Saya memandang bahwa kerja sama ini memiliki arti penting, bukan hanya dalam mendukung pelaksanaan pemeliharaan, tetapi juga dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperkuat transfer pengetahuan dan pengalaman, serta membangun kemampuan pemeliharaan yang semakin mandiri dan berkelanjutan," tutur Rudolf.