Selama proses pembangunan, kata dia, Kementerian PU turut kolaborasi dengan Batalyon Teritorial Pembangunan TNI-AD untuk mendukung percepatan penyelesaian konstruksi di wilayah tertentu, termasuk menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Selain menyerap tenaga kerja, pembangunan Sekolah Rakyat juga menggerakkan perekonomian masyarakat melalui kebutuhan bahan material lokal, penyediaan katering untuk konsumsi harian pekerja, serta jasa transportasi.

Dengan demikian, menurut Dody, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan setelah sekolah beroperasi, tetapi juga sejak proses konstruksi berlangsung.