Selain itu, pemulihan infrastruktur sumber daya air juga dilakukan untuk mengembalikan fungsi sungai dan mengurangi risiko bencana lanjutan. Dari total 14 bendung kewenangan pusat yang terdampak, empat telah selesai ditangani pada fase tanggap darurat, sementara sembilan masih dalam proses penanganan lanjutan dan satu sedang ditangani.

Kementerian PU telah melakukan normalisasi 38 sungai pada fase tanggap darurat dari total 94 sungai kewenangan pusat. Selain itu, enam muara sungai telah selesai dinormalisasi untuk mengembalikan fungsi aliran air pasca bencana.

Kementerian PU juga menyiapkan pembangunan infrastruktur pengendali sedimen melalui Sabo Dam. Secara keseluruhan terdapat target 111 unit Sabo Dam, terdiri dari 97 Sabo Dam, termasuk 12 Sabo Dam Oprit dan 14 Sand Pocket. Saat ini terdapat enam Sabo Dam yang masuk paket pekerjaan on going, masing-masing di Gayo Lues, Tapanuli Tengah, dan Tanah Datar.

Dengan penanganan rehab-rekon fasilitas publik, Kementerian PU berupaya memastikan proses pemulihan pascabencana tidak berhenti pada pemulihan fisik infrastruktur, tetapi juga mendukung kembalinya aktivitas dan pelayanan masyarakat di wilayah terdampak.