"Bapak Presiden dan rombongan bertujuan untuk takziah, ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Mas Guruh Soekarnoputera," kata Ketua DPP PDIP Said Abdullah dalam keterangannya, Selasa (29/9).
Said mengatakan Prabowo belum berkesempatan bertakziah secara langsung saat jenazah Guruh disemayamkan hingga prosesi pemakaman. Hal itu dikarenakan agenda pemerintahan dan kenegaraan yang padat.
"Pada saat jenazah Mas Guruh disemayamkan hingga prosesi pemakaman, Bapak Presiden belum berkesempatan untuk bertakziah secara langsung dikarenakan agenda pemerintahan dan kenegaraan yang begitu padat. Dan kami sangat memaklumi kepadatan jadual beliau. Apalagi, kepergian Mas Guruh sangat mendadak meninggalkan kita semua, kita semua berduka," ujarnya.
Menurut Said, kedatangan Prabowo dan rombongan bertujuan untuk menyampaikan langsung duka cita kepada Megawati. Setibanya di Jalan Teuku Umar, Prabowo langsung disambut Megawati yang didampingi Puan Maharani. Said juga diminta untuk menyertai pertemuan tersebut.
"Kedatangan Bapak Presiden dan rombongan tentu ingin langsung mengucapkan duka cita mendalam itu kepada Ibu Mega, apalagi keduanya merupakan sahabat karib sejak lama. Pada saat Bapak Presiden tiba di Teuku Umar, langsung disambut oleh Ibu Mega, yang didampingi Mbak Puan Maharani, dan saya diminta menyertainya," kata Said.