PUI juga menilai momentum di PBB perlu dimanfaatkan Indonesia untuk terus mendorong perdamaian dan penyelesaian yang memberikan masa depan yang adil bagi rakyat Palestina. Indonesia sebelumnya telah menempatkan Palestina sebagai salah satu isu utama dalam rangkaian Sidang Umum PBB dan dijadwalkan menyampaikan National Statement pada Sabtu (26/9).
"Walk out adalah sebuah pesan. Tetapi setelah pesan itu disampaikan, diplomasi harus terus bekerja. Kita berharap Indonesia semakin aktif mendorong perlindungan masyarakat sipil, bantuan kemanusiaan, pemulihan kehidupan masyarakat Gaza, dan masa depan pendidikan anak-anak Palestina," pungkas Raizal.
Delegasi Indonesia dan banyak delegasi negara lain memilih walkout saat PM Israel Netanyahu berpidato di PBB pada Kamis (24/9) waktu setempat.
Dalam video yang diterima NadiKabar, Jumat (25/9/2026), dari Perwakilan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di New York yang dirilis Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, terlihat delegasi Indonesia kompak berdiri mengikuti delegasi lain meninggalkan bangku.
Bench Indonesia dalam ruangan itu kosong. Puluhan delegasi juga tampak melakukan hal yang sama.