Dari hasil pemeriksaan, seluruh 24 personel Satresnarkoba Polres Bojonegoro dinyatakan negatif narkoba. Hasil tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen internal Polres Bojonegoro dalam memastikan personel yang bertugas menangani perkara narkotika tetap memiliki integritas dan menjalankan tugas secara profesional.

Wakapolres Bojonegoro Kompol Ferry Dharmawan mengatakan, tes urine mendadak merupakan bagian dari pengawasan internal sekaligus langkah pencegahan agar tidak ada anggota Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, pemberantasan narkoba harus diawali dari lingkungan internal kepolisian.

"Kalau kita ingin memberantas narkoba di masyarakat, tentu harus dimulai dari internal. Anggota harus menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat," ujar Kompol Ferry Dharmawan, didampingi Kasat Narkoba Polres Bojonegoro AKP Harjo.

Kompol Ferry menegaskan, pemeriksaan secara mendadak juga menjadi langkah untuk menjaga marwah institusi Polri sekaligus memastikan setiap personel tetap memegang teguh profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.