"Di MIM Cetan dan Srebegan tapi kita untuk memastikan penyebabnya nunggu laboratorium dulu karena sampel makanan sudah diambil dinas kesehatan," kata Yoga kepada wartawan di lokasi.
"Sampel yang diambil tadi semua. Ada nasi, ikan dori tepung, sayur wortel dan kacang panjang, dan ada tahu bumbu saos, untuk jumlah siswa masih didata," jelas Yoga.
Sementara itu, pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menduga ikan dori kemasan jadi pemicunya. Dia menyebut menu ikan dori itu terasa basi.
"Tadi saya sudah sidak di lokasi, saya tanyai SPPI, ahli gizi, saya tanya semuanya. Penyebabnya bukan masalah masakan, bukan human error, bukan masalah kebersihan, bukan masalah standardisasi dan yang lainnya, cuma tadi memang beli ikan dori di kemasan, padahal saya sudah menganjurkan jangan beli daging di kemasan," jelas ketua Yayasan Sridaya Amanah Sejahtera, Bambang Sridaya kepada wartawan di SPPG.