"Miras itu, itu juga saya ragu, foto-foto lama itu. Jadi gini, yang namanya,.. kita nggak bisa pastiin orang itu bawa dari mana. Karena seperti kita periksa mau masuk sajam, miras, kita periksain. Kalau ada, iya kalau gitu kita sita kalau ada acara. Ya kadang-kadang dia bisa lolos pun kita heran," kata Jiung.
Jiung mengatakan RPTRA Kalijodo juga dibuka 24 jam, bahkan kadang sering ada kegiatan hingga larut malam. Jadi, menurutnya, akan ada saja oknum-oknum warga seperti demikian.
"Tapi yang jelas sih kadang dia udah di luar, udah minum, ke dalam baru joget, ada. Iya, baru dia datang ke tempat hiburan. Minum di luar. Bisa siapa aja," imbuh dia.