NADIKABAR.COM — PT Pupuk Indonesia (Persero) merevitalisasi delapan pabrik dalam lima tahun ke depan, untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kemandirian industri dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Industrialisasi merupakan DNA Pupuk Indonesia sejak pembangunan Pabrik Pusri pada 1959, dan transformasi menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutannya agar semakin efisien dalam operasional, tangguh dan mampu menjawab kebutuhan pangan serta industri nasional dalam jangka panjang," kata Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan revitalisasi ini menunjukkan bahwa pertumbuhan kinerja tidak berhenti sebagai capaian finansial saja, tetapi menjadi ruang bagi perusahaan untuk terus membangun kapasitas industri yang dibutuhkan Indonesia dalam jangka panjang.
Apalagi, kata Rahmad, agenda yang sedang dijalankan ini diperkuat oleh peningkatan kinerja keuangan dan transformasi bisnis yang terus dijalankan Pupuk Indonesia bersama Danantara Indonesia.