NADIKABAR.COM β€” PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan 8,5 ton pupuk bersubsidi untuk pemenuhan kebutuhan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, menjelang musim tanam mendatang.

"KDKMP Tambakrejo menjadi saluran distribusi pupuk bersubsidi dari pemerintah untuk memudahkan petani memperoleh sarana produksi pertanian masyarakat sekitar," kata Sekretaris Perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) Yehezkiel Adiperwira saat meninjau KDKMP Desa Tambakrejo, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis.

Ia mengatakan, hal tersebut merupakan bagian dari pemantauan bersama terhadap 107 titik KDKMP di seluruh Indonesia untuk memastikan kesiapan koperasi dalam mendukung penyaluran barang bersubsidi dari pemerintah kepada masyarakat, termasuk pupuk bersubsidi bagi petani.

Yehezkiel menjelaskan, petani yang ingin menebus pupuk bersubsidi melalui KDKMP Desa Tambakrejo dapat membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan memastikan namanya terdaftar dalam elektronik-Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) di desa setempat.

Ia menyebutkan, penebusan dilakukan sesuai dengan ketentuan Kementerian Pertanian, yakni petani menunjukkan KTP, melakukan pembayaran secara tunai di koperasi, sebelum membawa pulang pupuk bersubsidi yang dibutuhkan.

Adapun jenis pupuk bersubsidi yang tersedia di KDKMP Desa Tambakrejo meliputi pupuk urea, pupuk NPK Phonska, dan pupuk Petroganik yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan petani pada musim tanam mendatang.

Ia menuturkan, Pupuk Indonesia juga akan menyesuaikan perluasan penyaluran pupuk bersubsidi melalui KDKMP dengan program percepatan pemerintah, terutama terkait penetapan koperasi sebagai Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS).

β€œApabila KDKMP telah memenuhi persyaratan dan prosedur yang ditetapkan, koperasi tersebut akan segera ditetapkan sebagai PPTS untuk mendukung penyaluran pupuk bersubsidi kepada petani,” ujar Yehezkiel.

Kegiatan peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan operasional 10.070 KDKMP di sembilan provinsi berjalan lancar dengan melakukan pemantauan langsung secara serentak.

Pemantauan ini merupakan tindak lanjut rapat koordinasi Kemenko Pangan pada Rabu (14/10) yang menyepakati percepatan pasokan barang subsidi, monitoring serentak, serta pembentukan posko pemantauan KDKMP di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Banten, Lampung, dan Sumatera Selatan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, dan jajaran pemerintah daerah setempat.