NADIKABAR.COM — Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri bersama Polda Kalimantan Selatan mengoptimalkan kolaborasi kekuatan DVI untuk mengidentifikasi korban Kapal Virgo Transport 8 seiring banyaknya jasad yang ditemukan untuk segera diidentifikasi.
"Kolaborasi ini penting sebagai upaya bersama demi misi kemanusiaan membantu keluarga yang menantikan korban ditemukan dan teridentifikasi," kata Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Pol Dr dr Sumy Hastry Purwanti di Banjarmasin, Jumat.
Hastry pun mengapresiasi tim DVI Polda Kalimantan Selatan di bawah komando Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan yang telah bekerja sangat optimal sejauh ini.
Kemudian dukungan personel dari DVI Polda Kalimantan Tengah dan DVI Polda Jawa Tengah termasuk Pusdokkes juga terus hadir di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin membantu perkuatan tenaga DVI.
Selain dari kedokteran kepolisian, sejumlah pihak juga membantu pengerahan tenaga medis seperti dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan para ahli dari Spesialis Odontologi Forensik Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI).
Hastry menyatakan kerja keras tim DVI gabungan tersebut hingga kini telah berhasil mengidentifikasi 63 jenazah dari 80 jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.
Sedangkan 17 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.
"Saya sangat memahami ini pekerjaan yang tidak mudah, tapi dengan dedikasi dan keikhlasan semangat tim DVI senantiasa membara demi menjaga harapan keluarga," ucap Hastry.
Basarnas melaporkan hingga Jumat masih ada 55 orang dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan dari 243 penumpang dan awak Kapal Virgo.
Sementara korban selamat yang telah ditemukan 108 orang dan korban meninggal 80 orang.