NADIKABAR.COM — Pusdokkes Polri dan jajaran DVI Polda hingga kini telah mengumpulkan sebanyak 135 data ante mortem korban Kapal Virgo Transport 8 dari pihak keluarga.
"Data ante mortem atau kondisi korban sebelum meninggal ini sangat berguna untuk pencocokan jika jasad ditemukan," kata Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan di Banjarmasin, Selasa.
Sofwan menjelaskan pihaknya terus menjalin koordinasi dengan sejumlah Polda yang wilayahnya banyak termasuk dalam korban Kapal Virgo.
Di antaranya Polda Jawa Timur, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Barat termasuk Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga Polda Sumatera Selatan.
Lewat jalinan komunikasi intensif yang dikoordinir Pusdokkes Polri diharapkan setiap langkah identifikasi bisa berjalan cepat.
"Misalnya ada laporan keluarga masuk langsung dikirim ke kami di tim DVI Polda Kalsel," jelasnya.
Sofwan mengakui tenggelamnya Kapal Virgo hingga memasuki hari ke-10 dikhawatirkan berdampak terhadap kondisi jasad yang ditemukan.
Jika kondisi jasad semakin sulit dikenali maka petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk proses identifikasi.
"Jika data pembanding yang ada tidak bisa meyakinkan tim DVI maka kami kirim sampel DNA ke Laboratorium DNA Pusdokkes Polri di Rumah Sakit Polri Kramat Jati," tambahnya.
Hingga Selasa siang, 117 korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes Kapal Virgo yang tenggelam di laut Jawa.
Sementara 126 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia.