Kemudian sampel DNA dikirim oleh tim DVI Polda Kalsel pimpinan Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Much Sofwan ke Laboratorium DNA di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.

"Kami di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin tidak memiliki fasilitas pendukung untuk tes DNA jadi harus dikirim ke Jakarta," jelasnya.

Sebelumnya Pusdokkes Polri telah berhasil mengidentifikasi 10 korban berkat pemeriksaan sampel DNA.