Namun dia memastikan tim DVI telah bekerja sekuat tenaga melakukan pemeriksaan setiap jasad yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Dia mengemukakan, diterimanya jasad korban dari hasil temuan evakuasi secara periodik setiap harinya membuat kerja tim DVI ekstra siaga 1x24 menyambut jenazah.

Wahyu menambahkan kini kondisi jasad yang sebagian besar sudah sulit dikenali sehingga diperlukan banyak data pembanding ante mortem dari keluarga.