NADIKABAR.COM — Bintang Allu Mapparenta (23) terlihat bahagia saat menceritakan pengalamannya tambal gigi di Puskesmas Minasa Upa, Makassar, Sulawesi Selatan.
Maklum, untuk kebutuhan tambal gigi yang perlu dilakukan berkali-kali, Bintang bisa menghemat waktu perjalanan dan ongkos pengobatan lantaran puskesmas dekat rumahnya itu sudah mempunyai alat yang mumpuni.
“Sebelumnya ke klinik gigi. Tapi, saya rasa terlalu mahal budget-nya. Jadi, saya memutuskan di puskesmas saja,” kata Bintang setelah perawatan giginya.
Sebelumnya, Bintang harus menyiapkan dana, setidaknya, Rp500 ribu untuk satu kali perawatan tambal gigi. Perjalanan dari rumah ke klinik pun memakan waktu hingga 30 menit.
Sedangkan ke puskesmas, jaraknya bisa ditempuh dengan berjalan kaki dan kantong dia tetap selamat karena perawatannya gratis.
“Saya di sini pertama Cek Kesehatan Gratis (CKG), terindikasi giginya berlubang, ada dua. Saya diarahkan minggu lalu tambal gigi. Ini yang kedua kalinya, minggu depan disuruh kembali lagi.”
Perempuan Makassar itu mengaku tak mengetahui sebelumnya bahwa perawatan tambal gigi bisa dilakukan di puskesmas. Yang dia tahu, puskesmas hanya melayani sakit seperti demam, sakit kepala, pusing, hingga flu.
Setelah menjajal layanan perawatan gigi, Bintang yakin tak akan kembali lagi ke klinik karena layanan di puskesmas sudah cukup memenuhi kebutuhan giginya.
“Puskesmas dong. Karena di sini pelayanannya sudah bagus sih, Kak. Selama ini juga nggak pernah ada kendala selama aku di puskesmas,” tutur Bintang.