NADIKABAR.COM — Presiden Rusia Vladimir Putin menolak kemungkinan gencatan senjata terkait serangan jarak jauh dengan Ukraina. Sikap Putin menyusul serangan udara Moskow meningkatkan terhadap Kyiv.
Dilansir AFP, Jumat (2/10/2026), Rusia telah mengintensifkan serangan udara, sementara pihak Ukraina menuduh Moskow sengaja menyasar target-target sipil dan membuat Kyiv terus-menerus berada dalam status siaga saat bersiap menghadapi musim dingin yang berat lainnya.
Ukraina membalas dengan serangan yang menyasar kilang minyak, depot minyak dan bahan bakar, serta fasilitas ekspor Rusia, dalam upaya memutus aliran pendapatan energi Moskow.