NADIKABAR.COM — Pemilik motor yang servis shockbreaker di bengkel Pak Yono tidak hanya dari sekitar Magelang atau Jawa Tengah saja. Tetapi, banyak juga yang rela datang dari jauh demi servis sarana peredam sepeda motornya.

Para pemilik motor yang ingin servis shockbreaker ke Pak Yono memang tidak bisa datang begitu saja. Dengan jumlah 'pasien' yang dibatasi hanya 12 motor, maka pelanggan harus adu cepat demi bisa dapat nomor antrean.

Bahkan, mereka rela 'menginap' di emperan bengkel Pak Yono agar bisa mendapatkan nomor antrean. Seperti halnya Putra Andika (22). Putra yang merupakan warga Plumbon, Cirebon rela motoran ke Magelang hanya untuk menambah kenyamanan peredam kejut motornya. Putra mengaku berangkat dari Cirebon pada Jumat (11/9) sekitar pukul 16.00 WIB."Berangkat dari Cirebon jam 4 sore sampai jam 11 malam. Dapat antrean nomor sembilan," kata Putra saat ditemui NadiKabar di bengkel Pak Yono di Magelang. Ia datang dengan mengendarai sepeda Motor Honda Vario 150 yang akan di-downsize. Ia pun bermalam juga bersama dengan pelanggan lainnya di pinggir jalan."Kebetulan saya pakaian dobel jaket jadi nggak dingin, aman," ujarnya.