NADIKABAR.COM — Putra sulung Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Yair Netanyahu, mendadak dievakuasi dari Amerika Serikat (AS) setelah intelijen Israel mendeteksi ancaman pembunuhan yang disebut berasal dari Iran. Yair langsung diterbangkan kembali ke Israel bersama tim pengawalnya.

Dilansir Al Jazeera, Senin (31/8/2026), badan intelijen dalam negeri Israel, Shin Bet, mengatakan pada Sabtu (29/8) pihaknya mendeteksi ancaman serius yang membahayakan Yair Netanyahu. Pihak Israel kemudian memutuskan mengevakuasi Yair Netanyahu beserta tim pengawalnya untuk kembali ke Israel.

Saluran penyiaran AS, Newsmax, melaporkan awal pekan ini bahwa Yair Netanyahu menjadi target dugaan rencana pembunuhan oleh Iran pada Desember lalu. Ancaman tersebut muncul saat putra Netanyahu itu tinggal di Florida.