Sel baru tersebut meningkatkan sejumlah indikator kinerja utama, mulai dari kapasitas dan kepadatan energi hingga siklus pemakaian serta efisiensi energi. Sel 601Ah memiliki kepadatan energi 425,8 Wh/L, masa pakai lebih dari 12.000 siklus, serta efisiensi energi 96,5%. Berkat kapasitas setiap sel yang lebih besar, sistem penyimpanan energi dapat mencapai kapasitas penyimpanan yang sama dengan jumlah sel dan interkoneksi yang lebih sedikit. Hasilnya, desain sistem dapat dibuat lebih ringkas, proses integrasi menjadi lebih sederhana, dan nilai ekonominya pada sepanjang siklus operasional mengalami peningkatan.
Produksi sel baru tersebut mengandalkan kapabilitas manufaktur cerdas Pylontech di pabrik Hefei. Proses produksi utama telah 100% terotomatisasi, didukung lebih dari 120 robot industri dan 180 unit peralatan manufaktur cerdas. Sistem manufacturing execution system (MES) perusahaan mencatat data produksi dan kualitas di setiap tahap manufaktur. Sistem ini juga menyediakan ketertelusuran (traceability) 100% untuk setiap sel, dari proses awal hingga tahap akhir sehingga turut menjaga pengendalian mutu produk.
Setelah sel 588Ah dan 601Ah memasuki tahap produksi massal, Pylontech akan terus mengembangkan teknologi sel, kapabilitas manufaktur, dan integrasi sistem untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan energi skala utilitas yang terus meningkat di berbagai negara.