NADIKABAR.COM — Kementerian Luar Negeri Korea Utara, Selasa, menolak temuan militer Korea Selatan yang menyalahkan Pyongyang atas ledakan ranjau darat baru-baru ini, serta menuduh Seoul berupaya “mengalihkan kesalahan” atas kecelakaan yang terjadi.
Dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi Korean Central News Agency (KCNA), Kementerian Luar Negeri menuduh Korea Selatan berupaya meminta pertanggungjawaban Korea Utara atas “sandiwara yang telah direkayasa sebelumnya” dan mencoreng citra internasional Pyongyang.
“Ini merupakan provokasi serius yang tidak boleh dibiarkan dan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan kami yang layak mendapat hukuman,” kata kementerian tersebut.
Militer Korea Selatan, Senin, mengatakan ranjau yang ditanam Korea Utara di sisi selatan Garis Demarkasi Militer meledak pada akhir September dan melukai tiga perwira militer.