Di bidang ekonomi, Al Thani mengumumkan peluncuran platform Doha Investment untuk mengelola dan memperluas portofolio domestik Qatar Investment Authority serta meningkatkan partisipasi sektor swasta.

Qatar diperkirakan akan melelang proyek-proyek infrastruktur senilai sekitar 38,5 miliar dolar AS (sekitar Rp685,9 triliun) dalam lima tahun ke depan, sementara proyek-proyek properti dan perhotelan diperkirakan akan menarik investasi swasta sebesar 22,5 miliar dolar AS (sekitar Rp400,8 triliun); sehingga nilai potensial gabungannya melampaui 60 miliar dolar AS (sekitar Rp1 kuadriliun).

Pernyataan tersebut disampaikan Al Thani saat para pemimpin dunia berkumpul di New York untuk pekan pertemuan tingkat tinggi Majelis Umum PBB, dengan perang yang melibatkan AS, Israel, dan Iran serta dampaknya di kawasan tersebut menjadi salah satu isu utama yang dihadapi negara-negara Teluk.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan