NADIKABAR.COM — Indonesia melalui inovasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Antarnegara meraih pengakuan global lewat “50-in-5 Awards 2026" kategori Kolaborasi yang diselenggarakan oleh Digital Public Goods Alliance (DPGA) dan Co-Develop.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian 50-in-5 Milestone Event pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-81 (United Nations General Assembly/UNGA 81) di New York, Amerika Serikat (AS).
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Selasa, mengatakan QRIS Antarnegara menunjukkan bahwa interoperabilitas tidak mengharuskan setiap negara memiliki sistem yang sama.
Ia menambahkan bahwa yang dibutuhkan adalah kesamaan tujuan, kepercayaan, standar yang disepakati, serta komitmen untuk menghubungkan sistem yang telah dimiliki masing-masing negara.
“Dengan menghubungkan sistem, kita menghubungkan masyarakat dan membuka peluang melampaui batas negara,” kata Filianingsih.
50-in-5 merupakan kampanye advokasi global yang bertujuan mendukung 50 negara dalam merancang, meluncurkan, dan memperluas komponen infrastruktur publik digital yang aman, inklusif dan interoperabel sebelum 2028.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, 50-in-5 Awards memberikan pengakuan terhadap berbagai inisiatif yang berkontribusi nyata dalam mendorong kolaborasi dan implementasi digitalisasi infrastruktur publik.