NADIKABAR.COM β Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong pengembangan QRIS Star sebagai katalog sekaligus sistem klasifikasi produk dan layanan ekonomi kreatif Indonesia agar lebih mudah dikenali dan dipilih konsumen, termasuk wisatawan mancanegara.
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi di Kementerian Ekonomi Kreatif Muhammad Neil El Himam mengatakan gagasan tersebut dapat dikembangkan sebagai katalog pariwisata termasuk destinasi kuliner untuk membantu pelaku usaha ekonomi kreatif meningkatkan kualitas sekaligus memperkuat daya saing produknya.
βQRIS Star ini tujuannya buat kami, buat teman-teman UMKM ataupun dari pedagangnya, tentunya harus ada klasifikasinya. Jadi mungkin kalau yang bintangnya satu, itu yang baru pakai QRIS nya secara terus menerus, nanti bintangnya dua itu yang misalnya sudah dirasakan, mungkin masakannya enak,β kata Niel dalam diskusi di acara FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta, Sabtu.
Niel mengatakan QRIS Star dapat menjadi klasifikasi dengan sistem peringkat seperti Michelin Star terhadap produk maupun pelaku usaha, sehingga konsumen memiliki gambaran mengenai kualitas produk yang ditawarkan.
Menurut dia, sistem tersebut nantinya dapat dikembangkan dalam beberapa tingkatan. Pelaku usaha yang baru menggunakan QRIS dapat memperoleh klasifikasi awal, kemudian meningkat berdasarkan penilaian kualitas hingga sertifikasi tertentu.