NADIKABAR.COM — Qualcomm memperkenalkan dua chip terbaru untuk ponsel kelas atas, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, yang dirancang khusus untuk mendukung fitur kecerdasan buatan (AI).
Dilansir dari laporan Tech Crunch pada Selasa (22/9) waktu setempat, kedua chip tersebut diperkenalkan dalam ajang Snapdragon Summit. Qualcomm mengatakan chip baru ini dirancang agar ponsel dapat menjalankan berbagai fitur AI dengan lebih cepat dan sesuai dengan kebiasaan penggunanya.
Salah satu peningkatan utamanya terdapat pada sistem yang memungkinkan AI bekerja langsung di ponsel. Qualcomm menambahkan komponen baru yang disebut sensing hub untuk menjalankan model AI berukuran kecil hingga 200 juta parameter.
Dengan teknologi tersebut, ponsel dapat menjalankan fitur seperti pencatatan percakapan secara langsung tanpa harus selalu mengirimkan data ke server. Sistem ini juga dapat membedakan suara dari orang yang berbeda.
AI pada chip tersebut juga dapat mempelajari kebiasaan pengguna. Informasi dari penggunaan sehari-hari dapat digunakan untuk memberikan saran yang lebih sesuai dengan preferensi pengguna, termasuk membantu mengotomatiskan sejumlah tugas.
Qualcomm bahkan mengatakan chip tersebut mampu menjalankan asisten AI yang menerima perintah suara dan memberikan jawaban melalui suara secara langsung di perangkat.
Snapdragon 8 Elite Gen 6 juga dilengkapi komponen pemrosesan baru yang dirancang untuk menjalankan model AI dengan lebih efisien. Sementara varian lebih tinggi, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, mampu menjalankan model AI hingga 30 miliar parameter secara langsung di ponsel.
Secara sederhana, parameter merupakan bagian yang digunakan model AI untuk memahami informasi dan menghasilkan jawaban. Semakin kompleks model yang dapat dijalankan, semakin banyak kemampuan AI yang bisa diproses langsung oleh perangkat.
Untuk dukungan fitur kamera, Qualcomm menambahkan kemampuan pemrosesan yang memberikan kontrol lebih detail terhadap setiap bagian gambar.
Teknologi tersebut ditujukan untuk menghasilkan fitur kamera yang lebih mendekati perangkat profesional, sekaligus meningkatkan stabilisasi dan kemampuan ponsel dalam memahami gerakan.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 juga mendukung perekaman video 8K pada 60 frame per detik serta video 4K pada 240 frame per detik untuk menghasilkan gerakan lambat dengan kualitas tinggi.
Chip tersebut juga mendukung format video Advanced Professional Video (APV) untuk kebutuhan perekaman yang lebih profesional.
Kedua chip baru ini juga menggunakan AI untuk meningkatkan kualitas suara. Teknologi tersebut dapat membantu memperjelas suara pengguna sekaligus mengurangi suara bising ketika melakukan panggilan.
Qualcomm juga memperkenalkan teknologi Voice Bubble yang dirancang untuk memisahkan suara pengguna dari suara bising di sekitarnya saat melakukan panggilan.
Motorola menjadi salah satu produsen yang telah mengumumkan penggunaan chip terbaru tersebut. Dalam acara yang sama, Motorola memperkenalkan Motorola Signature 27 yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan dijadwalkan meluncur ke pasaran pada tahun ini.
Qualcomm sendiri telah mengembangkan teknologi untuk lebih dari 40 perangkat berbasis AI. Perusahaan tersebut menilai ponsel masih memiliki peluang besar menjadi perangkat utama untuk menjalankan berbagai layanan AI, sehingga pengguna tidak selalu membutuhkan perangkat AI khusus.
Penerjemah: Farhan Arda Nugraha