Padahal saat bertemu Gambia, Ghana sempat unggul dua gol duluan sebelum takluk dari tim berperingkat 116 dunia itu! Queiroz yang merasa gagal akhirnya memilih mundur.
"Ini bukanlah keputusan yang mudah, tetapi kedua pihak sepakat bahwa, dalam kondisi saat ini, mengakhiri kerjasama kami adalah tindakan yang paling tepat, karena kepentingan Ghana, Black Stars, dan sepakbola Ghana di atas segalanya," ujar Quieroz di The Athletic.
"Merupakan suatu kehormatan untuk melatih Ghana dan Black Stars. Saya dengan tulus berterimakasih kepada Asosiasi Sepakbola Ghana dan khususnya Presiden atas kepercayaan mereka dan atas kesempatan untuk memimpin negara sepakbola yang membanggakan ini."