NADIKABAR.COM — Gunung meletus merupakan salah satu fenomena alam yang umum terjadi di bumi. Ketika terjadi erupsi, gunung berapi dapat memuntahkan abu vulkanik, lava, awan panas, hingga material lainnya yang berpotensi membahayakan manusia dan lingkungan di sekitarnya.

Mengutip buku Gunung Meletus: Buku Pintar Mengenal Bencana Alam di Indonesia karya Wahyu Annisha dijelaskan ketika sebuah gunung berapi mengalami erupsi, maka sering terdengar dentuman menggelegar dari gunung tersebut.

Di balik fenomena alam tersebut, Al-Qur'an mengajak manusia untuk memperhatikan tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT yang terdapat di alam semesta.

Dalam Al-Qur'an, gunung disebut dalam banyak ayat. Gunung digambarkan sebagai bagian dari ciptaan Allah SWT yang memiliki peran penting dalam kehidupan di bumi.

Al-Qur'an juga menggambarkan kondisi gunung ketika terjadi berbagai peristiwa besar, termasuk gambaran tentang gunung yang bergerak, dihancurkan, atau menjadi seperti bulu yang berhamburan pada hari kiamat.

Dalam Al-Qur'an terdapat beberapa ayat yang menjelaskan fenomena alam yang berkaitan dengan gunung.

يَوْمَ تَرْجُفُ ٱلْأَرْضُ وَٱلْجِبَالُ وَكَانَتِ ٱلْجِبَالُ كَثِيبًا مَّهِيلًا

Arab-latin: Yauma tarjuful-arḍu wal-jibālu wa kānatil-jibālu kaṡībam mahīlā

Artinya: Pada hari bumi dan gunung-gunung berguncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan-tumpukan pasir yang berterbangan.

وَيَوْمَ نُسَيِّرُ ٱلْجِبَالَ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ بَارِزَةً وَحَشَرْنَٰهُمْ فَلَمْ نُغَادِرْ مِنْهُمْ أَحَدًا

Arab-latin: Wa yauma nusayyirul-jibāla wa taral-arḍa bārizataw wa ḥasyarnāhum fa lam nugādir min-hum aḥadā

Artinya: Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak kami tinggalkan seorangpun dari mereka.

Arab-latin: Wa iżal-jibālu suyyirat

Artinya: Dan apabila gunung-gunung dihancurkan,