Kemudian, kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.
Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.
Adapun, kota dengan kualitas udara terburuk di dunia adalah Kuala Lumpur, Malaysia dengan indeks kualitas udara di angka 214, lalu urutan kedua adalah Kolkata, India di angka 184, kemudian di urutan ketiga ada Dhaka, Bangladesh di angka 179.