"Di sirkuit lain mungkin bisa melewati jalan darat, tapi sayangnya jarak rumah sakit terdekat dari sini lebih dari 45 menit dan kami harus bergantung pada helikopter dan cuaca," ia menambahkan.

Lebih lanjut, Webber mengaku malu karena pada akhirnya keputusan harus diambil meski akan merugikan banyak pihak. Kendati demikian, baginya keselamatan pembalap harus jadi faktor utama.

"Ya, tentu ini memalukan. Ini tidak biasa. Tapi di sirkuit lain, kami bisa mencapai rumah sakit dalam 45 menit yang sesuai regulasi. Tapi di Phillip Island, rumah sakit lebih dari 45 menit sehingga kami bergantung pada ambulans jalur udara," ucapnya.