NADIKABAR.COM — Lonjakan pasien terjadi di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi, sepanjang bulan Agustus ini.
Kondisi UGD bahkan sempat mengalami kelebihan kapasitas (over capacity) hingga sejumlah pasien terpaksa duduk di kursi saat menjalani tindakan medis dan pemasangan infus.
Wakil Direktur RSUD Sekarwangi, Andry Priana Jaya mengungkapkan lonjakan ini didominasi oleh kelompok usia anak. Berdasarkan data per pagi ini, tercatat ada 27 pasien anak yang harus mengantre di UGD lantaran ruang rawat inap anak sudah terisi penuh.
"Sepanjang Agustus ini kunjungan di UGD sangat meningkat, bahkan beberapa hari sempat over capacity. Pasien kebanyakan anak-anak. Data terakhir tadi pagi ada 27 pasien anak yang harus dirawat dan masih menunggu ruangan," ujar Andry, Kamis (27/8/2026).
Kapasitas ruang perawatan anak di RSUD Sekarwangi sendiri saat ini menampung sekitar 40 tempat tidur dan dinilai sudah tidak mencukupi laju kedatangan pasien baru.
Andry menerangkan, mayoritas pasien anak datang dengan gejala demam tinggi, batuk, dan sesak napas. Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan anak-anak tersebut terserang radang paru-paru akut atau bronkopneumonia, di samping beberapa kasus komplikasi penyakit campak (morbili).