Namun, menggunakan benang gigi manual diakuinya cukup sulit, apalagi saat ia masih menggunakan kawat gigi. Akhirnya, Raditya Dika menemukan solusi praktis menggunakan alat water flosser.

"Awal-awal nyobain flossing yang benang itu susah tuh. Kalau saya ketika pakai behel dulu, ngebersihin makanan di sela-selanya itu kan susah. Sekarang pakai water flosser dari usmile udah 3 bulan. Ternyata di sela antara gigi satu dan lainnya itu suka masuk makanan kecil yang kita enggak tahu," tuturnya.

Tak hanya flossing, Raditya Dika juga menekankan pentingnya pembersih lidah. "Pengalaman saya scrape lidah itu enggak nyangka ternyata banyak yang putih-putih itu kan. Makanya scrape lidah itu penting," katanya.

Pentingnya menjaga kebersihan sela gigi dan batas gusi ini disetujui oleh Zahrah Almira. Menurut sang dokter gigi, area pertemuan antara gigi dan gusi adalah tempat paling rawan penumpukan plak.