Rizky Ridho ikut memainkan peran penting dalam momen kebangkitan tersebut. Umpan tariknya diteruskan Elkan Baggott menjadi gol penyama kedudukan 2-2 pada menit ke-116. Tim Kebanggaan Indonesia kemudian menang 4-2 melalui adu penalti dan memastikan diri menjadi yang terbaik di ASEAN.
Momen Ragnar di awal turnamen hingga kontribusi Ridho di laga final memperlihatkan bagaimana pemain dengan peran berbeda mampu hadir ketika tim membutuhkan.
Namun perjalanan tersebut tentu bukan hasil dari satu atau dua nama. Kemenangan lahir dari kerja kolektif, kesiapan setiap pemain, serta kemampuan tim menjaga fokus dalam berbagai situasi pertandingan.
Di balik kesiapan menghadapi berbagai momen tersebut, para atlet juga menjalani rangkaian persiapan untuk menjaga kondisi tubuh di tengah padatnya aktivitas dan tingginya intensitas pertandingan.