Adapun, sejumlah negara yang akan menjadi fokus, diantaranya Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.
βJadi, again, bicara excellence, bicara tentang itu, tapi juga untuk membuka ke network saya yang internasional, gimana untuk bisa jaringan saya yang di Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan ini untuk kita bisa growth-nya lebih cepat lagi,β ujar Rahayu.
Selain ekspansi pasar, Rahayu ingin mendorong penguatan merek VICI melalui pendekatan soft power, serta melihat peluang untuk membuka jalur distribusi bagi produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Terkait kepemilikan saham, Rahayu mengungkapkan akan memiliki sebesar 2,4 persen saham VICI atau kurang dari 5 persen dengan fokus utamanya adalah memperkuat fundamental bisnis perusahaan.
βJadi, kalau kepemilikan saya, itβs less than 5 persen, (tepatnya 2,4 persen). Again, saya fokusnya fundamental business-nya,β ujar Rahayu.