“Jika kalah, pemain masih harus ke tribun, sementara mereka sudah capek dan lelah berjuang, tetapi masih menerima kritik pedas dengan bahasa yang kasar dan memancing emosi,” kata pelatih 59 tahun itu.
Di luar evaluasi teknis, pertandingan itu juga diwarnai kemunculan teriakan berulang dari sebagian penonton yang menyebut nama mantan pelatih timnas Indonesia sebelum John Herdman, yaitu Shin Tae-yong.
Respons tersebut kemudian ditanggapi kapten timnas Kevin Diks sebagai sesuatu yang tidak benar karena tidak menghargai upaya para pemain yang telah bertahan dengan 10 orang.
Terkait hal itu, RD meminta para pemain dan pelatih tidak larut dalam reaksi negatif tersebut. Teriakan suporter, lanjut dia, sebaiknya dijadikan motivasi untuk menghadapi laga berikutnya, termasuk pertandingan melawan Bangladesh pada Kamis (1/10) yang menjadi laga penentuan.