NADIKABAR.COM — Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengatakan partainya masih mengkaji wacana pemisahan pelaksanaan Pileg dan Pilpres.

“Saya belum terlalu mengkaji itu ya. Jadi mungkin sekarang tim kami bekerja terus,” kata Raja Juli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pembahasan mengenai Undang-Undang Pemilu perlu dikaji secara menyeluruh, termasuk melalui diskusi publik yang dapat menjadi ruang bagi PSI untuk merespons berbagai usulan perubahan aturan pemilu.

Wacana pemisahan Pileg dan Pilpres menjadi salah satu isu yang muncul dalam pembahasan perubahan sistem pemilu menjelang Pemilu 2029. Raja Juli mengatakan PSI belum mengambil sikap terhadap wacana tersebut.

Raja Juli juga menanggapi rencana perubahan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold. Ia mengatakan PSI siap mengikuti keputusan yang nantinya dihasilkan parlemen.