NADIKABAR.COM — Seniman multidisipliner muda Indonesia Rajata Hakim mempertanyakan batas antara melihat dan merasakan seseorang melalui pameran seni tunggal perdananya, "Terlihat / Terasa", yang menghadirkan potret 150 orang asing dan eksplorasi tentang persepsi, ingatan, serta memori kolektif.

Pameran yang dikuratori Melissa Sunjaya dan menjadi bagian dari Project 1830 tersebut berlangsung hingga 27 September 2026 di ArtSphere Gallery, Dharmawangsa Square, Jakarta Selatan.

Sebanyak 63 dari total 150 potret ditampilkan dalam pameran itu, sementara keseluruhan 150 potret sebelumnya dipamerkan dalam Project 1830 di Taman Ismail Marzuki (TIM).

Rajata mengatakan wajah tidak selalu dapat menjelaskan identitas seseorang secara utuh.

Melalui potret yang dibuat menggunakan cat akrilik pada kertas kalkir berukuran A4, ia justru mempertahankan unsur ketidakpastian untuk menunjukkan keterbatasan manusia dalam mengubah pengamatan menjadi pemahaman.