Tian juga mencatat perilaku hiu sangat agresif yang teramati di Laut Cina Selatan menunjukkan kawasan ini masih menyimpan sumber makanan laut dalam melimpah. Namun, apa sajakah itu? Pertanyaan ini sangat menarik baik bagi penelitian penyebaran hewan maupun perilaku satwa.

Penelitian ini juga mengungkap hiu-hiu tersebut menunjukkan gerakan menarik mata yang unik saat makan. Berbeda dengan kebanyakan predator, hiu tidur Pasifik tidak memiliki selaput pelindung mata. Diyakini bahwa gerakan ini mungkin berfungsi sebagai refleks pertahanan diri untuk melindungi mata saat sedang makan.

Peneliti juga menyadari hal menarik lainnya, setiap hiu yang teramati dalam rekaman adalah betina. Penelitian ini mencatat bahwa spesies laut dalam lainnya, seperti hiu mulut besar (megamouth shark), juga menunjukkan dominasi betina di Laut Cina Selatan.

Artikel ini telah tayang di NadiKabar. Baca selengkapnya di sini.