Dalam buletin tersebut disebutkan adanya wisatawan asal Prancis dan Jerman yang dinyatakan positif Zika setelah melakukan perjalanan ke Bali. Namun, data yang disampaikan ECDC disebut tidak merinci lokasi yang dikunjungi para wisatawan tersebut selama berada di Bali.

"Saat berita buletin ECDC dinaikkan lagi oleh CDC Amerika Serikat, langsung ditindaklanjuti melalui pertemuan dengan CDC Indonesia dan CDC Amerika Serikat," ujar Andi.

Ia menambahkan, hingga 10 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB, Indonesia juga belum menerima notifikasi melalui mekanisme International Health Regulations (IHR) dari Prancis maupun Jerman terkait kasus Zika tersebut.

"Sampai saat ini pun tidak ada notifikasi IHR terkait Zika dari negara-negara tersebut," pungkasnya.