Dia menambahkan majelis taklim bukan hanya tempat mempelajari ilmu keagamaan.

Lebih dari itu, majelis taklim menjadi ruang bagi masyarakat untuk belajar mendengar, berbicara, bersosialisasi, dan membangun hubungan dengan sesama.Nilai tersebut, sambung Rano, sejalan dengan karakter Jakarta sebagai kota yang sejak dahulu menjadi tempat bertemunya masyarakat dari berbagai latar belakang.