Ia mengatakan, keberadaan kayu tersebut membuat warga, khususnya nelayan, khawatir karena dapat mengganggu aktivitas perahu yang ditambatkan di sekitar pesisir.

Sementara itu, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep bersama aparat kepolisian masih menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.