"Dan sampai titik ini kalian semua sudah membuktikan kemampuan, ketekunan, kemauan untuk belajar, kepercayaan diri, dan terus berkarya untuk kalian, untuk Indonesia," harapnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Prestasi Nasional Maria Veronica Irene Herdjiono menambahkan, dalam kompetisi OSN tahun ini tetap menghadirkan eksebisi kecerdasan buatan atau AI.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat pembinaan talenta harus terus disesuaikan dengan kebutuhan masa depan.

OSN tidak hanya bertujuan mencari siswa dengan kemampuan akademik terbaik, tetapi juga membangun kompetensi yang relevan dengan perubahan zaman.

"Memang kita tidak memungkiri perkembangan teknologi ini semakin cepat, bahkan lebih cepat dari perkembangan berbagai bidang ilmu lainnya," imbuhnya.

Ia mengaku, ada peningkatan jumlah peserta kompetisi OSN sebanyak 72 persen. Di mana tahun ini penyelenggaraan akan berfokus terhadap bidang kecerdasan buatan, setidaknya ratusan peserta dari 28 provinsi hadir meramaikan kompetisi OSN 2026.