Sejumlah kelompok sayap kanan ekstremis Israel sebelumnya menyerukan aksi penerobosan ke kompleks Al-Aqsa secara besar-besaran selama perayaan Sukkot yang berlangsung sejak Sabtu hingga Jumat.
Menurut Wakaf Islam Yerusalem, sebelumnya lebih dari 1.500 pemukim memasuki kompleks Al-Aqsa pada Minggu, lebih dari 1.700 orang pada Senin, dan lebih dari 1.400 orang pada Selasa.
Aksi masuk ke kompleks Al-Aqsa meningkat sejak dimulainya rangkaian hari raya Yahudi, di tengah pengawalan ketat oleh pasukan Israel dan penerapan tekanan militer di Yerusalem.
Rangkaian hari raya tersebut dimulai dengan Tahun Baru Yahudi pada 12 dan 13 September, dilanjutkan Yom Kippur pada 21 dan 22 September. Sukkot berlangsung pada 26 September hingga 2 Oktober, kemudian Simchat Torah pada 3 Oktober.
Sejak 2003, polisi Israel secara sepihak mengizinkan pemukim memasuki kompleks Al-Aqsa melalui Gerbang Mughrabi di dekat Tembok Barat dengan pengawalan petugas kepolisian.