Ketua Satgas Percepatan Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Batang itu menegaskan bahwa evaluasi penyedia layanan dilakukan demi memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga.

Pemkab, kata dia, kini sedang berkoordinasi dengan pengelola program tingkat daerah untuk mengalihkan rute distribusi ke unit penyedia gizi terdekat agar pemenuhan gizi para santri tidak terganggu lebih lama.

"Kami berjanji segera mengambil langkah cepat agar pasokan gizi untuk sekitar 900 santri di Ponpes Darul Ulum bisa kembali mengalir. Anak-anak pondok ini berharap dan merasa terbantu dengan asupan gizi yang diterima," katanya.