Fucile menambahkan bahwa dirinya segera melaporkan ancaman itu kepada aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Pos dan Komunikasi, unit di bawah Kementerian Dalam Negeri Italia yang menangani ancaman siber.

"Pesan yang sama dikirimkan ke 271 sekolah di Italia. Pesan tersebut memuat daftar 271 lembaga pendidikan," katanya.