"Kami mengetahui ada sejumlah warga Australia di wilayah tersebut dan pejabat Australia sedang bekerja keras untuk memastikan kondisi mereka," ucap Kementerian Luar Negeri Australia.

Portugal melaporkan dua warganya, seorang perempuan dan seorang laki-laki, hilang akibat banjir.

"Kami terus memantau situasi dari menit ke menit," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Portugal.

Pemerintah Belanda juga melaporkan satu warganya yang bepergian dengan perusahaan yang sama dengan wisatawan Australia belum diketahui keberadaannya.

Sementara itu, Italia menyebut dua warganya bersama seorang pemandu sempat terjebak di hulu longsor, tetapi telah mendapat bantuan. Pemerintah Italia mengetahui sekitar 90 warganya berada di Nepal dan Tibet dan masih mengecek kemungkinan adanya warga yang terdampak.

Selain itu, beberapa agen perjalanan melaporkan wisatawan mancanegara yang hilang, tetapi kewarganegaraannya belum diketahui.

Trekkers Society mencatat 77 orang hilang, Kailash Journey 26 orang, dan Richa Tours & Travels delapan orang. Dewan Pariwisata Nepal juga mencatat 93 warga Nepal masih belum ditemukan.