Saat ini, galeri tersebut masih dalam proses pembangunan. Nantinya, setiap perabot dan perkakas akan dilengkapi deskripsi penjelas. "Nanti dijelaskan, Ini lisung dari mana, khas daerah mana, gitu," ucapnya.

Seluruh benda dan perkakas yang terpajang di galeri tersebut dibeli Dede dari warga sekitar.

"Kalau leuit sendiri memang aslinya ini leuit asli. Cuma sekarang dimodifikasi, jadi fungsinya buat gazebo," tuturnya.

Ia berharap galeri tersebut lekas rampung serta dapat memberikan manfaat dan wawasan bagi masyarakat.

"Termasuk pengetahuan gimana caranya memproses beras sampai jadi apa, padi sampai jadi beras, sampai dimasak, gitu," terangnya.

Galeri tersebut memang belum memiliki nama resmi. Ia pun menargetkan pembangunannya selesai pada November 2026 nanti.