Dedikasi tersebut juga tercermin dari upayanya menjaga memori kolektif dan tradisi intelektual tokoh-tokoh Sumatera. Fadli Zon secara konsisten mengumpulkan dan merawat manuskrip, koran lama, buku, serta literatur langka yang merekam perjalanan sejarah dan pemikiran para tokoh Sumatera.
Upaya ini turut memastikan berbagai jejak pemikiran dan sejarah tersebut tetap dapat dipelajari serta diwariskan kepada generasi berikutnya.
Konsistensi yang telah dibangun selama puluhan tahun tersebut menjadikan Fadli Zon salah satu figur yang turut menjaga keberlanjutan warisan budaya dan memori kolektif Sumatera.
Kiprah tersebut kini diperkuat melalui perannya sebagai Menteri Kebudayaan, dengan mendorong pelindungan dan pemajuan kebudayaan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.